Kamis, 24 April 2014

Pengenalan Unix

Pengenalan Unix
UNIX adalah salah satu sistem operasi yang tersedia untuk digunakan di komputer pribadi, server dan jaringan. Beberapa kalangan menganggap SO Unix lebih efisien dan dapat diandalkan dibandingkan sistem operasi lainnya. Sistem operasi Unix dikenal karena ringan fitur dan kemampuan untuk mengintegrasikan dengan lancar dengan sistem operasi lain.

Unix adalah sistem operasi komputer yang digunakan pada server, workstation dan komputer pribadi. Unix adalah program berdasarkan klien-server model yang memungkinkan untuk multi-user interface atau jaringan. Dan Menggunakan utilitas program kecil, sehingga sistem Unix ini mampu melakukan beberapa tugas dari beberapa pengguna dalam kerangka waktu yang sama.

Unix terdiri atas sejumlah program (daftar instruksi untuk memperoleh hasil tertentu) yang dirancang untuk mengontrol interaksi antara fungsi-fungsi pada mesin yang beraras rendah dengan program aplikasi. Tugas dari sistem operasi diantaranya :
·         Melakukan fungsi manajemen sistem berkas.
·         Mengendalikan sebagai sesumber pad sistem Disk dan Printer.
·         Membentuk penjadwalan proses-proses di dalam system beberapa sifat dan keistimewaan.

1.     Ciri-Ciri Sistem Unix
a.       Portabilitas
Sistem Unix mudah diadaptasikan ke system computer yang lain. Sifat portabilitas ini membawa Unix dapat mudah dipakai, pada berbagai jenis computer. Kini Linux telah menyebar pada berbagai jenis system. Dari Notebook, Personal Computer (PC), hingga Mainframe perusahaan. Komputer besar seperti IBM Sun Micro System juga mengeluarkan komputer yang berbasis Unix.
Untuk para pemakai hal ini sangat menguntungkan sebab portabilitas berarti ketidak bergantungan pada suatu perangkat keras, pemakai tidak perlu terpaku pada satu vendor saja untuk beralih dari system Unix ke system Unix lainnya. Dapat dilakukan dengan mudah, hal ini tidak hanya terbatas pada sistemnya saja, melainkan juga pada aplikasinya.
Program aplikasi yang berjalan pada suatu system Unix. Dapat dipindahkan ke system Unix lainnya, dengan jalan mentransfer program dan kemudian melakukan kompilasi lagi pada system Unix yang baru. Bahkan beberapa aplikasi bersifat kompatibel dalam bentuk obyek, sehingga tidak diperlukan proses kompilasi.

b.      Multi User
Multi user berarti sejumlah orang (pemakai) dapat menggunakan sistem secara bersamaan dan berbagi sumber. Unix mendukung keperluan seperti ini, yaitu keuntungan dengan adanya sifat Multi User :
a.       Penghematan perangkat keras, sebab perangkat keras dapat dipakai oleh orang banyak.
b.      Data dapat diakses oleh orang banyak secara serentak.
Ini berarti tidak ada penduplikaasi data. Selain itu konsistensi data lebih terjamin.

c.       Multi Tasking
Seorang pemakai dapat melakukan beberapa pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah terminal. Pekerjaan-pekerjaan yang tidak memerlukan interaksi dari pemakai. Biasa dilaksanakan dilator belakang. Pemrosesan ini memungkinkan saat suatu pekerjaan sedang dilaksanakan oleh sistem, pemakai dapat melakukan tugas-tugas yang lain.

d.      Shell Unix
Shell Unix menjadi jembatan antara pemakai dan sistem. Ia bertindak sebagai penerjemah perintah yang sangat bermanfaat bagi pemakai kemampuan, Shell mencakup dua hal, yaitu :
§  Modus Interaktif .
§  Modus Pemrograman.
Pada modus interaktif, pemakai dapat memberikan perintah dan kemapuan shell akan mengerjakan perintah yang diberikan. Hal ini dapat diulang-ulang sebab begitu shell telah selesai menjalankan perintah, shell akan menunggu pemakai memberikan perintah kembali.
Pada modus pemrograman, pemakai dapat menyusun suatu  program yang sejumlah perintah yang biasa disebut skrip shell. Selanjutnya, shell akan mengerjakan perintah – perintah tersebut secara berurutan. Hal seperti ini sangat bermanfaaat untuk menangani pekerjaan yang bersifat rutin. Pada modus ini pemakaian dapat membuat suatu prototype. Suatu kegiatan  tanpa harus menggunakan bahasa pemrograman seperti C. Baik pada mode interaktif maupun pemrograman. Pemakai dapat dengan mudah     mengarahkan keluar  – keluaran  perintah yang normalnya kelayar   menjadi   ke   suatu   berkas.   Bahkan pemakai dapat jhuga mengatur agar hasil suatu perintah menjadi masukan bagi perintah yang lain.

e.       Utilitas
Sistem Operasi UNIX atas sejumlah program yang antara lain berupa utilitas-utilitas yang tersedia pada UNIX mempunyai tugas yang bermacam-macam, antara lain berhubungan dengan :
§  Manajemen berkas.
§  Penyunting berkas.
§  Pendukung komunikasi.
§  Pendukung pengembangan perangkat lunak.
Dengan mengkombinasikan utilitas. Untuk yang ada, pemakai dapat membuat program baru untuk melaksanakan tugas seperti yang diharapkan hal ini dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.
f.        Sistem Berkas Hierarkies
Memungkinkan pemakai mengorganisasikan informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan mudah untuk mengaksesnya informasi-informasi yang dapat diatur.



2.  Shell dan Kernel
a.       Shell
Program (penterjemah perintah) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini Kernel (inti dari sistem opersi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user dapat mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi file program (eksternal command), selain itu memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.
Ilustrasi Shell :
Shell dalam Windows 95 dikenal dengan Windows Explorer, sedangkan untuk WIindows 98 telah diubah menjadi Internet Explorer (4.0 dan 5.0). alternative lain shell untuk Windows adalah LiteStep, yang memberikan tampilan Windows menyerupai XWindow  Afterstepnya Unix.
Shell lebih dikenal oleh para pengguna Unix, antara lain :csh, tcsh, bash, pdksh, sh, dll.

b.         Kernel
Kernel adalah jembatan anatara hardware dan aplikasi-aplikasi yang menerjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti oleh hardware, dan hardware akan segera memprosesnya sesuai dengan permintaan. Akibatnya hal tersebut memungkinkan pengguna untuk menggunakan atau bekerja dengan komputernya melalui software.
Hal yang dilakukan oleh Kernel :
§   Interrupt handler – yang mampu menangani I/O request.
§   Memory management untuk melakukan hal-hal tersebut, beberapa orang tau kelompok mempunyai pertimbangan dan arahan pengembangan yang berbeda.
   Hal ini yang menyebabkan Operating System muncul dalam      
    berbagai jenis, seperti :
o   Windows 3.11 dengan metoda non pre-empetive multitasking yang kemudian dikembangkan dalan Windows 9x menjadi Pre-Emptive MultiTasking.
o   Windows yang menggunakan Driver untuk mengakses hardware, berbeda dengan Unix lainnya yang memasukkannya ke dalam kernel. Linux, MacOS dan BeOS adalah hybrid dari dua konsep ini, sebagaian (yang esensial) dmasukkan ke dalam kernel dan sisanya dijadikan module-module (karena tidak semua komputer perlu/sama)

Izin Mengaksess File
Pada Unix, setiap user memiliki hak akses sendiri terhadap suatu file. Jadi, user dapat mengatur siapa saja yang dapat mengakses file – file yang dimilikinya. User dapat menentukan apakah file itu hanya dapat diakses oleh dirinya sendiri (user), dapat diakses oleh group, ataukah dapat diakses oleh setiap user (other).
Unix membagi 3 kelas yang berhak mengakses sebuah file :
1.      Owner, yaitu pemakai yang menciptakan file.
2.      Group, kelompok dari sejumlah pemakai.
Setiap pemakai mempunyai group misalnya sejumlah orang yang terlibat dalam sebuah proyek mempunyai group yang sama dan berhak mengakses suatu file dengan hak akses yang sama.
3.      Other, pemakai diluar owner dan group.

Unix membagi wewenang pemakai untuk sistem menjadi 2 yaitu :
1.      Super user adalah yang dapat melakukan apa saja pada sistem.
2.      Pemakai biasa adalah yang dapat melakukan apa saja pada sistem.

Unix juga memberikan 3 jenis model akses terhadap sebuah file yaitu :
1.      Read adalah izin ini memberikan kemampuan untuk membaca nama-nama file dalam direktori (tetapi tidak untuk mengetahui informasi lebih lanjut seprti isi, jenis file, ukuran, kepemilikan, hak akses, dll)
2.      Write adalah izin ini memberikan kemampuan untuk menugubah entri dalam entri dalam. Ini termasuk membuat file, menghapus file, dan mengubah nam file.
3.      Execute adalah izin harus ditetapkan untuk biner executable (misalnya, mengkomplisa program C++) atau skrip shell (misalnya, sebuah program Perl) untuk memungkinkan sistem operasi untuk menjalankannya. Ketika ditetapkan untuk sebuah direktori, izin ini memberikan kemampuan untuk melintasi directory trees untuk mengakses file atau subdirectory, tetapi tidak melihat isi file di dalam directory (kecuali jika read juga diset)
Tanda yang digunakan untuk mengakses file adalah :
r   =  hak read
w  =  hak write
 x  =  hak executable
-   =  tak ada izin

Manajemen File dan Directory dalam Unix
1.  Melihat isi directory
Digunakan perintah Is untuk meminta sistem menampilkan isi dari direktori. jika nama dirktori tidak disebutkan pada perintah Is,maka sistem akan menampilkan isi dari drektori yang sedang digunakan.
      $ Is (tampilkan isi direktori yang sedang digunakan)
      $
        Contoh :  $ Is program/c
        Hasil dari perintah ini adalah :  makebox.c
     scrmode.c
     tprint.c
Beberapa kode tambahan untuk perintah Is antara lain (sintak : Is -kode1kode2kode3–tanpa spasi):
·         -a : melihat semua file termasuk yang disembunyikan
·         - : melihat semua file kecuali direktori itu sendiri dan diatsnya (file. dan ..)
·         -c : diurutkan berdasrkan waktu (yang paling lama diatas)
·         -d : hanya melihat directory
·         -I : melihat dalm format panjang termasuk perijinan file dan detail lainnya.
·         -r : diurutkan berbalik abjad.
·         -t : diurutkan berdasarkan waktu (yang paling baru diatas)

2.     Membuat Directory
Direktori merupkan kumpulan dari file-file dan atau direktori. Direktori di dalam direktori disebut subdirektori. Pada akhirnya, sistem direktori Unix membentuk pohon.
Perintah yang digunakan untuk membuat direktori baru adalah mkdir yang diikuti nama direktori yang akan dibuat. Direktori yang dibuat dapat lebih dari satu.
Contoh :  $ mkdir latihan
               Hasil dari perintah diatas aalah munculnya direktori latihan      
               yang baru.

3.     Menghapus directory
Perintah untuk menghapus direktori adalah rmdir dengan diikuti nama-nama direktori yang akan dihapus. Direktori yang akan dihapus dapat lebih dari satu. Sebelum direktori tersebut dihapus, harus dipastikan terlebih dahulu bahwa sudah tidak ada file atau direktori di dalamnya.
Contoh : $ rmdir latihan
                    Apabila direktori yang akan dihapus berisi file-file, maka file-            
                    file  tersebut perlu dihapus lebih dahulu sebelum menghapus
                    direktori.

4.     Menampilkan File
Dalam Unix banyak cara untuk menampilkan isi suatu file. misalnya dengan editor. Command cat sering digunakan untuk menampilkan isi file. yakni dengan member argument nama file tersebut.
Perlu diperhatikan bahwa menampilkan isi file dengan command cat disarankan hanya untuk file text saja. jika file text yang ingin kita lihat terlalu panjang kita dapat menggunakan command more atau less.

5.     Membuat File
Perintah cat dapat digunakan untuk menciptakan file. isi file diperoleh melalui input dari keyboard.
       Contoh : $ cat > puisi <enter>
                      Kebahagian adalah suasana hati <enter>
                      Bunga warna wanri <enter>
                                 <ctrl_D>
                      Untuk melihat isi file tersebut dengan mengetikkan: $ cat puisi
         Muncul tampilan : kebahagian adalah Susana hati bunga warna warni.

6.     Menyalin File
Perintah cp digunakan untuk menyalin satu file ke file lain atau beberapa file ke suatu direktori. Isi actual file yang sedang dicopy tidak dipengaruhi. Jika file yang sedang dicopy sudah ada, dengan perintah cp isi akan ditulis ulang.
      Perintah : cp file1file2
      Atau : cp file1…directory
      Mengcopy satu file ke file lain atau beberapa file ke satu direktori.
      Contoh : $ cp puisi puisi2    
                           $ cp puisi pusi3
                           Hasil dari perintah diatas yaitu berupa file2 dan file3 yang
                           merupakan salinan dari file puisi.

7.     Menghapus File
Perintah untuk menghapus file adalah perintah rm yang diikuti nama file dihapus. Setiap saat, file-file yang akan dihapus dapat lebih dari satu.
     Contoh : $ rm puisi3
                      Jika perintah diawali :-I maka akan muncul pesan remove puisi3?
                      (y/n)

8.     Mengganti Nama File
Perintah mv digunakan untuk memindahkan file dari satu direktori lainnya. Perintah ini juga bias dipakai untuk mengganti nama sebuah file.
      Contoh : $ mv file1.txt pepatah.txt
                      Hasil dari operasi di atas dapat di cek dengan :
                       $ Is file.txt pepatah.txt
                       Akan muncul pesan :
                       No such file or directory
                        Pepatah.txt

9.     Mengubah Mode Aktif dan Kepemilikan
Perintah yang berkaitan dengan model akses dan kepemilikan atau direktori yaitu:
a)     Chmod (change mode)
Digunakan untuk menambah dan mengurangi ijin pemakai mengakses file atau direktori, dapat juga menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding
b)     Chown (change owner)
Merupakan sebuah perintah yang digunakan untuk mengganti pemilik dari sebuah file, perintah Chown ini hanya dapat digunakan oleh root atau super user.
c)      Chgrp (change group)
Perintah ini digunakan untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. misalnya untuk member izin pada kelompok atau group agar dapat mengakses suatu file

10.   Directory
Direktori adalah komponen dari sistem berkas yang mengandung satu berkas atau lebih atau satu direktori lainnya atau lebih, yang disebut dengan subdirektori. Batasan jumlah berkas atau subdirektori yang dapat ditampung dalam sebuah direktori tergantung dari sistem berkas yang digunakan, meskipun sebagian sistem berkas tidak membatasinya (batasan tersebut disebabkan ukuran media penyimpanan di mana direktori berada).
Sebuah direktori yang mengandung satu direktori atau lebih disebut sebagai parent directory dari direktori-direktori tersebut, dan setiap direktori yang dikandung di dalam direktori disebut sebagai child directory. Struktur direktori seperti ini lazim disebut sebagai struktur hierarkis direktori, atau sering juga disebut sebagai pohon direktori.

1 komentar: