Sabtu, 07 Maret 2015

Globalisasi Di Bidang Ekonomi


Globalisasi berasal dari kata global yang artinya universal. Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia. Contoh globalisasi di bidang ekonomi adalah supermarket dan jual beli online. Dengan adanya supermarket dan jasa layanan jual beli online, masyarakat Indonesia cenderung lebih sering atau katakanlah lebih senang berbelanja ke supermarket daripada ke pasar. Padahal barang yang dijual di supermarket, contohnya sayuran, tidak jauh berbeda bahkan sama dengan yang dijual di pasar.

Di supermarket sayuran dijual dengan harga yang digabung dengan pajak sedangkan dipasar tidak. Di supermarket sayuran tersebut disimpan sudah berhari-hari sedangkan di pasar masih segar karena baru datang dari supplier. Itu adalah nilai plus untuk pasar. Supermarket memang tempatnya lebih bersih dan nyaman ketimbang pasar. Tidak becek, kotor, bau, tidak bising seperti di pasar, tidak ada tawar menawar karena semua harga sudah dibandrol. Memang ada sebagian masyarakat yang belanja ke pasar seperti masyarakat menengah kebawah,tapi masyarakat menengah keatas rata-rata belanja ke supermarket.
Sekarang kita beralih ke topik jual beli online. Bedanya jual beli online dilakukan di dunia maya seperti internet. Untuk berjualan, sekarang tidak perlu repot mencari tempat untuk menjual barang dagangan kita. Kita hanya dituntut untuk tidak gaptek. Alias mengerti internet dan komputer. Apalagi sekarang ada fasilitas HP, jadi jual beli online lebih mudah dilakukan. Pemasarannya pun bisa melalui BBM, Instagram, Facebook, atau jejaring sosial lainnya.

Kita tidak perlu uang banyak untuk menyewa tempat, tapi hanya perlu mengerti internet dengan baik maka kita sudah bisa berjualan. Para pembeli pun bisa dengan mudah membeli barang dagangan kita. Bahkan bukan hanya masyarakat Indonesia saja tapi juga masyarakat luar negeri. Pembayarannya pun mudah. Si pembeli hanya perlu mentransfer uangnya kepada si penjual dan memberikan alamat rumah dengan benar makanya barang sudah bisa didapat.

Globalisasi dan Pengaruhnya Dalam Masyarakat


Adanya kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi bangsa Indonesia khususnya masyarakat Indonesia. Pengaruh tersebut bersifat positif dan negatif. Dari masa sekolah sampai perguruan tinggi kita diajarkan bagaimana bersaing dalam dunia teknologi. Misalnya seperti dalam matakuliah Fisika, Kimia, Matematika itu sebenarnya adalah cikal bakal dari terbentuknya IPTEK. Dengan menguasai bidang-bidang tersebut di dalam pendidikan maka kita secara tidak langsung dituntut untuk bersaing juga dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

Sekarang negara-negara maju sudah berlomba-lomba membuat robot manusia yang bisa melakukan pekerjaan-pekerjaan manusia. Pabrik-pabrik pun sudah memakai mesin dan robot yang sangat canggih untuk mempermudah pekerjaan mereka. Memang pekerjaan menjadi cepat, data menjadi akurat, bahan yang digunakan dapat diolah dengan sempurna, dan efektif.

Memang jaman sudah berubah. Semua sudah serba canggih dan serba instan. Saya tidak bisa memungkiri itu dan saya juga tidak anti IPTEK. Tidak, tidak begitu. Saya juga penikmat teknologi canggih yang dapat membantu pekerjaan-pekerjaan saya. Hanya saja gunakanlah sesuatu yang memang pada tempatnya seperti di pabrik. Kalau pabrik pakai robot canggih atau mesin-mesin canggih ya tidak apa-apa toh memang tepat sasaran istilahnya. Kalau tidak pakai mesin atau robot alias pakai tenaga manusia saja, tidak akan efektif kinerja pabrik tersebut. Apalagi tuntutan masyarakat untuk tersedianya ini dan itu dalam jumlah banyak membuat pabrik harus memproduksi produk dengan jumlah yang sangat banyak. Saya kira itu memang cocok untuk pakai mesin. Tapi kalau di rumah menggunakan robot untuk mengerjakan pekerjaan rumah tangga misalnya, bukan tidak boleh, hanya saja kurang pas penempatannya. Lain halnya dengan laptop. Laptop memang sangat penting peranannya apalagi untuk pelajar maupun pengajar. Laptop sangat dibutuhkan dan sangat membantu untuk mengerjakan tugas maupun hanya sekedar browsing di internet.

Sekarang pesan makanan saja sudah bisa lewat HP. HP juga sekarang sudah canggih-canggih dan banyak pilihan dari mulai merk, spesifikasi, dan harga. Makin kesini, makin muncul varian-varian tablet yang mirip komputer. Mungkin sebentar lagi laptop juga kan tergeser dengan adanya tablet ini karena orang sudah banyak yang beralih ke tablet. Bisa saja kan seiring dengan IPTEK yang terus berkembang.

Internet juga termasuk globalisasi di bidang IPTEK. Dengan adanya internet masyarakat lebih terbantu dalam hal informasi. Internet bisa memberikan dampak positif dan negatif  bagi masyarkat tergantung dari sudut pandangnya masing-masing dan tergantung individu tersebut menggunakan internet. Selain itu internet juga bermanfaat dalam hal komunikasi. Misalnya seperti video call. Apalagi sekarang banyak HP yang bisa digunakan untuk video call dengan orang jarak jauh. Itu sangat membantu masyarakat sekali.

Contoh globalisasi dalam bidang politik adalah misalnya timbulnya kerjasama antar negara. Kerjasama antar negara ini sangat bermanfaat untuk negara Indonesia karena dengan adanya kerjasama maka akan timbul rasa saling menghormati antar negara. Kerjasama antar negara sangat menguntungkan bagi masyarakat Indonesia. Contohnya kerjasama dalam bidang pendidikan. Pelajar Indonesia sangat terbantu dengan adanya itu. Jadi pelajar Indonesia maupun pelajar negara lain bisa melakukan pertukaran pelajar untuk menambah ilmu dan pengalaman.