Globalisasi berasal
dari kata global yang artinya universal. Globalisasi adalah proses penyebaran
unsur-unsur baru khususnya yang menyangkut informasi secara mendunia. Contoh
globalisasi di bidang ekonomi adalah supermarket dan jual beli online. Dengan
adanya supermarket dan jasa layanan jual beli online, masyarakat Indonesia
cenderung lebih sering atau katakanlah lebih senang berbelanja ke supermarket
daripada ke pasar. Padahal barang yang dijual di supermarket, contohnya
sayuran, tidak jauh berbeda bahkan sama dengan yang dijual di pasar.
Di supermarket sayuran
dijual dengan harga yang digabung dengan pajak sedangkan dipasar tidak. Di
supermarket sayuran tersebut disimpan sudah berhari-hari sedangkan di pasar
masih segar karena baru datang dari supplier. Itu adalah nilai plus untuk
pasar. Supermarket memang tempatnya lebih bersih dan nyaman ketimbang pasar.
Tidak becek, kotor, bau, tidak bising seperti di pasar, tidak ada tawar menawar
karena semua harga sudah dibandrol. Memang ada sebagian masyarakat yang belanja
ke pasar seperti masyarakat menengah kebawah,tapi masyarakat menengah keatas
rata-rata belanja ke supermarket.
Sekarang kita beralih
ke topik jual beli online. Bedanya jual beli online dilakukan di dunia maya
seperti internet. Untuk berjualan, sekarang tidak perlu repot mencari tempat
untuk menjual barang dagangan kita. Kita hanya dituntut untuk tidak gaptek.
Alias mengerti internet dan komputer. Apalagi sekarang ada fasilitas HP, jadi
jual beli online lebih mudah dilakukan. Pemasarannya pun bisa melalui BBM,
Instagram, Facebook, atau jejaring sosial lainnya.
Kita tidak perlu uang
banyak untuk menyewa tempat, tapi hanya perlu mengerti internet dengan baik
maka kita sudah bisa berjualan. Para pembeli pun bisa dengan mudah membeli
barang dagangan kita. Bahkan bukan hanya masyarakat Indonesia saja tapi juga
masyarakat luar negeri. Pembayarannya pun mudah. Si pembeli hanya perlu
mentransfer uangnya kepada si penjual dan memberikan alamat rumah dengan benar
makanya barang sudah bisa didapat.