Pengenalan Unix
UNIX adalah salah satu sistem operasi yang
tersedia untuk digunakan di komputer pribadi, server dan jaringan. Beberapa
kalangan menganggap SO Unix lebih efisien dan dapat diandalkan dibandingkan
sistem operasi lainnya. Sistem operasi Unix dikenal karena ringan fitur dan
kemampuan untuk mengintegrasikan dengan lancar dengan sistem operasi lain.
Unix adalah sistem operasi komputer yang
digunakan pada server, workstation dan komputer pribadi. Unix adalah program
berdasarkan klien-server model yang memungkinkan untuk multi-user interface
atau jaringan. Dan Menggunakan utilitas program kecil, sehingga sistem Unix ini
mampu melakukan beberapa tugas dari beberapa pengguna dalam kerangka waktu yang
sama.
Unix terdiri atas sejumlah program (daftar
instruksi untuk memperoleh hasil tertentu) yang dirancang untuk mengontrol
interaksi antara fungsi-fungsi pada mesin yang beraras rendah dengan program
aplikasi. Tugas dari sistem operasi diantaranya :
·
Melakukan fungsi manajemen sistem berkas.
·
Mengendalikan sebagai sesumber pad sistem
Disk dan Printer.
·
Membentuk penjadwalan proses-proses di dalam
system beberapa sifat dan keistimewaan.
1. Ciri-Ciri Sistem Unix
a.
Portabilitas
Sistem Unix mudah diadaptasikan ke system
computer yang lain. Sifat portabilitas ini membawa Unix dapat mudah dipakai,
pada berbagai jenis computer. Kini Linux telah menyebar pada berbagai jenis
system. Dari Notebook, Personal Computer (PC), hingga Mainframe perusahaan.
Komputer besar seperti IBM Sun Micro System juga mengeluarkan komputer yang
berbasis Unix.
Untuk para pemakai hal ini sangat
menguntungkan sebab portabilitas berarti ketidak bergantungan pada suatu
perangkat keras, pemakai tidak perlu terpaku pada satu vendor saja untuk
beralih dari system Unix ke system Unix lainnya. Dapat dilakukan dengan mudah,
hal ini tidak hanya terbatas pada sistemnya saja, melainkan juga pada
aplikasinya.
Program aplikasi yang berjalan pada suatu
system Unix. Dapat dipindahkan ke system Unix lainnya, dengan jalan mentransfer
program dan kemudian melakukan kompilasi lagi pada system Unix yang baru.
Bahkan beberapa aplikasi bersifat kompatibel dalam bentuk obyek, sehingga tidak
diperlukan proses kompilasi.
b.
Multi User
Multi user berarti sejumlah orang (pemakai)
dapat menggunakan sistem secara bersamaan dan berbagi sumber. Unix mendukung
keperluan seperti ini, yaitu keuntungan dengan adanya sifat Multi User :
a.
Penghematan perangkat keras, sebab perangkat
keras dapat dipakai oleh orang banyak.
b.
Data dapat diakses oleh orang banyak secara
serentak.
Ini berarti tidak ada
penduplikaasi data. Selain itu konsistensi data lebih terjamin.
c.
Multi Tasking
Seorang pemakai dapat melakukan beberapa
pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dari sebuah terminal. Pekerjaan-pekerjaan
yang tidak memerlukan interaksi dari pemakai. Biasa dilaksanakan dilator
belakang. Pemrosesan ini memungkinkan saat suatu pekerjaan sedang dilaksanakan
oleh sistem, pemakai dapat melakukan tugas-tugas yang lain.
d.
Shell Unix
Shell Unix menjadi jembatan antara pemakai
dan sistem. Ia bertindak sebagai penerjemah perintah yang sangat bermanfaat
bagi pemakai kemampuan, Shell mencakup dua hal, yaitu :
§
Modus Interaktif .
§
Modus Pemrograman.
Pada modus interaktif, pemakai dapat
memberikan perintah dan kemapuan shell akan mengerjakan perintah yang
diberikan. Hal ini dapat diulang-ulang sebab begitu shell telah selesai
menjalankan perintah, shell akan menunggu pemakai memberikan perintah kembali.
Pada modus pemrograman, pemakai dapat
menyusun suatu program yang sejumlah
perintah yang biasa disebut skrip shell. Selanjutnya, shell akan mengerjakan
perintah – perintah tersebut secara berurutan. Hal seperti ini sangat
bermanfaaat untuk menangani pekerjaan yang bersifat rutin. Pada modus ini
pemakaian dapat membuat suatu prototype. Suatu kegiatan tanpa harus menggunakan bahasa pemrograman
seperti C. Baik pada mode interaktif maupun pemrograman. Pemakai dapat dengan
mudah mengarahkan keluar – keluaran
perintah yang normalnya kelayar
menjadi ke suatu
berkas. Bahkan pemakai dapat
jhuga mengatur agar hasil suatu perintah menjadi masukan bagi perintah yang
lain.
e.
Utilitas
Sistem Operasi UNIX atas sejumlah program
yang antara lain berupa utilitas-utilitas yang tersedia pada UNIX mempunyai
tugas yang bermacam-macam, antara lain berhubungan dengan :
§
Manajemen berkas.
§
Penyunting berkas.
§
Pendukung komunikasi.
§
Pendukung pengembangan perangkat lunak.
Dengan mengkombinasikan
utilitas. Untuk yang ada, pemakai dapat membuat program baru untuk melaksanakan
tugas seperti yang diharapkan hal ini dapat dilakukan dengan cepat dan mudah.
f.
Sistem Berkas Hierarkies
Memungkinkan pemakai mengorganisasikan
informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan mudah untuk
mengaksesnya informasi-informasi yang dapat diatur.
2. Shell dan Kernel
a.
Shell
Program (penterjemah perintah) yang
menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini Kernel (inti dari sistem
opersi), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana
user dapat mengetikkan perintah-perintah yang diinginkan baik berupa perintah
internal shell (internal command), ataupun perintah eksekusi file program
(eksternal command), selain itu memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah
pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.
Ilustrasi Shell :
Shell dalam Windows 95 dikenal dengan Windows
Explorer, sedangkan untuk WIindows 98 telah diubah menjadi Internet Explorer
(4.0 dan 5.0). alternative lain shell untuk Windows adalah LiteStep, yang
memberikan tampilan Windows menyerupai XWindow
Afterstepnya Unix.
Shell lebih dikenal oleh para pengguna Unix,
antara lain :csh, tcsh, bash, pdksh, sh, dll.
b.
Kernel
Kernel adalah jembatan anatara hardware dan
aplikasi-aplikasi yang menerjemahkan bahasa software sehingga mampu dimengerti
oleh hardware, dan hardware akan segera memprosesnya sesuai dengan permintaan.
Akibatnya hal tersebut memungkinkan pengguna untuk menggunakan atau bekerja
dengan komputernya melalui software.
Hal yang dilakukan oleh Kernel :
§
Interrupt handler – yang mampu menangani I/O
request.
§
Memory management untuk melakukan hal-hal
tersebut, beberapa orang tau kelompok mempunyai pertimbangan dan arahan
pengembangan yang berbeda.
Hal
ini yang menyebabkan Operating System muncul dalam
berbagai jenis, seperti :
o
Windows 3.11 dengan metoda non pre-empetive
multitasking yang kemudian dikembangkan dalan Windows 9x menjadi Pre-Emptive
MultiTasking.
o
Windows yang menggunakan Driver untuk
mengakses hardware, berbeda dengan Unix lainnya yang memasukkannya ke dalam
kernel. Linux, MacOS dan BeOS adalah hybrid dari dua konsep ini, sebagaian
(yang esensial) dmasukkan ke dalam kernel dan sisanya dijadikan module-module
(karena tidak semua komputer perlu/sama)
Izin
Mengaksess File
Pada Unix, setiap user memiliki hak akses
sendiri terhadap suatu file. Jadi, user dapat mengatur siapa saja yang dapat
mengakses file – file yang dimilikinya. User dapat menentukan apakah file itu
hanya dapat diakses oleh dirinya sendiri (user), dapat diakses oleh group,
ataukah dapat diakses oleh setiap user (other).
Unix membagi 3 kelas yang
berhak mengakses sebuah file :
1.
Owner, yaitu pemakai yang menciptakan file.
2.
Group, kelompok dari sejumlah pemakai.
Setiap pemakai mempunyai group misalnya
sejumlah orang yang terlibat dalam sebuah proyek mempunyai group yang sama dan
berhak mengakses suatu file dengan hak akses yang sama.
3.
Other, pemakai diluar owner dan group.
Unix membagi wewenang pemakai untuk sistem menjadi 2 yaitu :
1.
Super user adalah yang dapat melakukan apa
saja pada sistem.
2.
Pemakai biasa adalah yang dapat melakukan apa
saja pada sistem.
Unix juga memberikan 3
jenis model akses terhadap sebuah file yaitu :
1.
Read adalah izin ini memberikan kemampuan
untuk membaca nama-nama file dalam direktori (tetapi tidak untuk mengetahui
informasi lebih lanjut seprti isi, jenis file, ukuran, kepemilikan, hak akses,
dll)
2.
Write adalah izin ini memberikan kemampuan
untuk menugubah entri dalam entri dalam. Ini termasuk membuat file, menghapus
file, dan mengubah nam file.
3.
Execute adalah izin harus ditetapkan untuk
biner executable (misalnya, mengkomplisa program C++) atau skrip shell
(misalnya, sebuah program Perl) untuk memungkinkan sistem operasi untuk
menjalankannya. Ketika ditetapkan untuk sebuah direktori, izin ini memberikan
kemampuan untuk melintasi directory trees untuk mengakses file atau
subdirectory, tetapi tidak melihat isi file di dalam directory (kecuali jika
read juga diset)
Tanda yang digunakan untuk mengakses file
adalah :
r
= hak read
w
= hak write
x = hak
executable
- = tak ada izin
Manajemen File dan
Directory dalam Unix
1. Melihat isi directory
Digunakan perintah Is untuk meminta sistem menampilkan isi
dari direktori. jika nama dirktori tidak disebutkan pada perintah Is,maka
sistem akan menampilkan isi dari drektori yang sedang digunakan.
$ Is
(tampilkan isi direktori yang sedang digunakan)
$
Contoh : $ Is program/c
Hasil dari perintah ini adalah : makebox.c
scrmode.c
tprint.c
Beberapa
kode tambahan untuk perintah Is antara lain (sintak : Is -kode1kode2kode3–tanpa
spasi):
·
-a : melihat semua file termasuk yang
disembunyikan
·
- : melihat semua file kecuali direktori itu
sendiri dan diatsnya (file. dan ..)
·
-c : diurutkan berdasrkan waktu (yang paling
lama diatas)
·
-d : hanya melihat directory
·
-I : melihat dalm format panjang termasuk
perijinan file dan detail lainnya.
·
-r : diurutkan berbalik abjad.
·
-t : diurutkan berdasarkan waktu (yang paling
baru diatas)
2. Membuat Directory
Direktori merupkan kumpulan
dari file-file dan atau direktori. Direktori di dalam direktori disebut
subdirektori. Pada akhirnya, sistem direktori Unix membentuk pohon.
Perintah yang digunakan
untuk membuat direktori baru adalah mkdir
yang diikuti nama direktori yang akan dibuat. Direktori yang dibuat dapat
lebih dari satu.
Contoh
: $ mkdir latihan
Hasil dari perintah diatas aalah
munculnya direktori latihan
yang baru.
3. Menghapus directory
Perintah untuk menghapus
direktori adalah rmdir dengan
diikuti nama-nama direktori yang akan dihapus. Direktori yang akan dihapus
dapat lebih dari satu. Sebelum direktori tersebut dihapus, harus dipastikan
terlebih dahulu bahwa sudah tidak ada file atau direktori di dalamnya.
Contoh
: $ rmdir latihan
Apabila direktori yang akan
dihapus berisi file-file, maka file-
file tersebut perlu dihapus lebih dahulu sebelum
menghapus
direktori.
4. Menampilkan File
Dalam Unix banyak cara
untuk menampilkan isi suatu file. misalnya dengan editor. Command cat sering digunakan untuk menampilkan
isi file. yakni dengan member argument nama file tersebut.
Perlu diperhatikan bahwa
menampilkan isi file dengan command cat disarankan
hanya untuk file text saja. jika file text yang ingin kita lihat terlalu
panjang kita dapat menggunakan command
more atau less.
5. Membuat File
Perintah cat dapat
digunakan untuk menciptakan file. isi file diperoleh melalui input dari
keyboard.
Contoh : $ cat > puisi <enter>
Kebahagian
adalah suasana hati <enter>
Bunga warna wanri
<enter>
<ctrl_D>
Untuk melihat isi file
tersebut dengan mengetikkan: $ cat puisi
Muncul tampilan : kebahagian adalah Susana hati bunga warna warni.
6. Menyalin File
Perintah cp digunakan untuk menyalin satu file
ke file lain atau beberapa file ke suatu direktori. Isi actual file yang sedang
dicopy tidak dipengaruhi. Jika file yang sedang dicopy sudah ada, dengan
perintah cp isi akan ditulis ulang.
Perintah
: cp file1file2
Atau
: cp file1…directory
Mengcopy satu file ke file
lain atau beberapa file ke satu direktori.
Contoh : $ cp puisi puisi2
$ cp puisi pusi3
Hasil dari perintah
diatas yaitu berupa file2 dan file3 yang
merupakan salinan
dari file puisi.
7.
Menghapus File
Perintah untuk menghapus file adalah perintah rm yang diikuti nama file dihapus. Setiap saat, file-file yang akan
dihapus dapat lebih dari satu.
Contoh : $ rm puisi3
Jika perintah diawali :-I
maka akan muncul pesan remove puisi3?
(y/n)
8.
Mengganti Nama File
Perintah mv digunakan untuk
memindahkan file dari satu direktori lainnya. Perintah ini juga bias dipakai
untuk mengganti nama sebuah file.
Contoh : $ mv file1.txt pepatah.txt
Hasil dari operasi di
atas dapat di cek dengan :
$ Is file.txt
pepatah.txt
Akan muncul pesan :
No such file or
directory
Pepatah.txt
9.
Mengubah Mode Aktif dan
Kepemilikan
Perintah yang berkaitan dengan model akses
dan kepemilikan atau direktori yaitu:
a)
Chmod (change mode)
Digunakan untuk menambah
dan mengurangi ijin pemakai mengakses file atau direktori, dapat juga
menggunakan sistem numeric coding atau sistem letter coding
b)
Chown (change owner)
Merupakan sebuah perintah
yang digunakan untuk mengganti pemilik dari sebuah file, perintah Chown ini
hanya dapat digunakan oleh root atau super user.
c)
Chgrp (change group)
Perintah ini digunakan
untuk merubah kepemilikan kelompok file atau direktori. misalnya untuk member
izin pada kelompok atau group agar dapat mengakses suatu file
10. Directory
Direktori adalah komponen dari sistem berkas yang mengandung satu berkas atau lebih atau satu
direktori lainnya atau lebih, yang disebut dengan subdirektori. Batasan
jumlah berkas atau subdirektori yang dapat ditampung dalam sebuah direktori
tergantung dari sistem berkas yang digunakan, meskipun sebagian sistem berkas
tidak membatasinya (batasan tersebut disebabkan ukuran media penyimpanan di mana direktori berada).
Sebuah direktori yang mengandung satu
direktori atau lebih disebut sebagai parent directory dari
direktori-direktori tersebut, dan setiap direktori yang dikandung di dalam
direktori disebut sebagai child directory. Struktur direktori seperti
ini lazim disebut sebagai struktur hierarkis direktori, atau sering juga
disebut sebagai pohon direktori.